Cover Media Cetak

young listener

young listener

3 Februari 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Rabu, 3 Februari 2010
TUHAN YESUS MENGAJARKU BERDOA
Richard suka sekali pamer kepada teman-teman di Sekolah Minggu kalau ia pandai berdoa. Kadang tanpa disuruh pun ia maju ke depan untuk berdoa. Sayangnya, ia meledek anak-anak yang belum berani berdoa. “Ah… kalian ini payah! Seperti aku dong, pintar berdoa! Pasti aku lebih disayang Tuhan Yesus dibanding kalian!” kata Richard menyombongkan diri. “Tetapi jika engkau berdoa, Kak Kiddy yang mendengar masuklah ke dalam kamarmu, perkataan Richard lalu metutuplah pintu dan berdoalah negur Richard. kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi ….” Adik-adik, apakah (Matius 6:6) benar yang dikatakan Richard? Lalu apa nasihat Kak Kiddy untuk Richard? Mari membaca dari Matius 6:5-6. Tuhan Yesus ingin mengajar kita berdoa dengan benar. Tuhan Yesus melarang keras orang yang berdoa di tempat umum agar dilihat orang. Mengapa? Karena orang ini berdoa hanya untuk mendapatkan pujian, bukan keinginan hati untuk sungguh-sungguh berbicara dengan Allah Bapa. Jadi doa yang sesungguhnya adalah ketika kita berbicara dengan Allah yang adalah Bapa kita, bukan untuk tujuan agar kita dipuji atau dianggap paling hebat. Doa bukan untuk menyombongkan diri. Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengajar orang untuk tidak sombong dan menganggap diri pintar. Doa yang benar adalah jika doa itu diucapkan dengan tulus dan rendah hati, sebagai sebuah percakapan antara kita dengan Allah.
Doa:
Bapa di sorga, ajar aku untuk mengingat Firman-Mu di hari ini. Tolong aku untuk melakukannya. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.