Cover Media Cetak

young listener

young listener

15 Januari 2010

Embedded Scribd iPaper - Requires Javascript and Flash Player
Jumat, 15 Januari 2010
MEMOHON BAGI ORANG LAIN
… Firman-Nya: “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.”
(Kejadian 18:32)
Kiki mengusap air mata yang mulai jatuh ke pipinya. Lho, ada apa ya? Oh, ternyata Kiki sedang membaca buku tentang Bapak Augustinus. Dia adalah seorang ahli Alkitab dan seorang pengajar jemaat Kristen yang luar biasa di zaman dahulu. Nah, yang membuat Kiki sangat terharu membaca kisah Bapak Augustinus adalah doa yang penuh kasih dari sang ibunda Bapak Augustinus itu. Sebelum menjadi ahli Alkitab, Augustinus adalah seorang yang sangat jahat, membenci orang Kristen dan menghina Allah. Ibundanya, selalu mendoakannya, memohon kepada Allah agar Augustinus diampuni dan diberi kesempatan untuk bertobat, menjadi orang yang baik dan taat kepada Allah. Luar biasa ya, permohonan itu. Adik-adik, di dalam Alkitab juga ada lho seseorang yang dengan penuh kasih mendoakan orang lain. Siapa ya? Mari kita baca Kejadian 18:32-33! Abraham memohon kepada TUHAN agar orang-orang Sodom dan Gomora yang sangat jahat itu diampuni, jangan dihukum berat. Abraham memberanikan diri memohon hal itu walaupun tahu bahwa orang-orang Sodom dan Gomora sangat jahat, melakukan begitu banyak dosa dan sangat menghina TUHAN. Abraham ingin agar orang Sodom dan Gomora diampuni lalu dapat menjadi orang baik. Adik-adik, memohon bagi orang lain di dalam doa kita, adalah sesuatu yang sangat baik lho. Tuhan sangat senang jika kita mau mendoakan temanteman kita yang nakal supaya mereka tidak nakal lagi.
Doa:
Bapa di sorga, aku berbahagia karena Engkau telah mengampuni setiap kesalahanku. Bantu aku untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
This document is © 2010 by admin - all rights reserved.