MENJADI TELADAN
Seorang pendeta tua berujar, "Saya tidak mengerti dengan pendeta-pendeta muda. Kok, ada beberapa perubahan dalam urutan dan rumusan liturgi yang tidak jelas dasarnya. Apakah saya yang bodoh dan ketinggalan zaman, ataukah mereka yang asal adopsi tanpa pertimbangan kritis? Yang jelas, banyak jemaat yang jadi bingung."
DOA YANG MENGUBAH
Pak Anton berdoa agar ia dan istrinya dapat menjalani kehidupan keluarga yang harmonis. Sudah 2 tahun ini ia merasakan adanya banyak pertengkaran dan kesalahpahaman dalam keluarga sehingga kehidupan perkawinan menjadi renggang. Pak Anton merasa tidak ada perubahan yang terjadi meski ia sudah rajin berdoa. Ia hampir merasa jemu dan putus asa karena kehidupan keluarganya tidak menjadi lebih baik juga. Kehidupan perkawinan kini dirasakannya sebagai beban berat karena tidak adanya komunikasi yang baik lagi. Padahal kehidupan perkawinan mereka telah dirajut selama 30 tahun.
MENGHINDARI KECEMARAN
"Saya ingin sukses," ujar seorang muda. "Apa arti sukses bagimu?" tanya temannya. "Pekerjaan baik, gaji tinggi, dan lingkungan kerja yang berkelas," ujarnya. "Bagaimana caranya kau mendapatkan itu?" "Saya akan lakukan apa pun untuk itu," katanya dengan sungguh-sungguh.
Teens, social network model Facebook yang sekarang digandrungi oleh kawula muda, ternyata memberi dampak yang luar biasa. Hubungan pertemanan lewat dunia maya ini mampu melewati batas-batas negara. Kita bisa ngobrol dengan siapa saja yang mau merespons, sekalipun sebelumnya dia tidak pernah mengenal kita. Bila bertemu di dunia nyata, mungkin tidak saling kenal lagi. Sekalipun di FB ada foto profile, ternyata belum tentu yang terpampang adalah foto si pemilik account tersebut. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan FB ini, untuk melakukan kejahatan.
YANG BERDOA MINTA AMPUN, AMPUNI ORANG LAIN DONG!
"Kejar! Serbu! Ayo, lemparin batu! Lemparin batu!" teriak orang-orang di depan mobil Didi. Papa menghentikan laju mobil. Wajah Papa terlihat tegang. Pengendara yang lain juga. Lalu lintas langsung macet! Orang-orang khawatir terkena lemparan batu. Para pejalan kaki langsung berlari, mencari tempat berlindung dari lemparan batu. Sekelompok orang dari seberang jalan melempari kelompok lain dengan lemparan batu. Sedang terjadi tawuran, perkelahian antarkelompok di jalan.